ACER STREAM, Android Papan Atas dari ACER

Beautiful Day Blog | ACER STREAM, Android Papan Atas dari ACER |

Setelah hadir dengan seri Liquid E, Acer kembali mengusung ponsel Android terbarunya bernama Acer Stream. Berbeda dengan Liquid E, Stream memang ditujukan untuk pasar high end. Dengan hadirnya produk ini, Acer sebagai pemain baru di pasar smartphone jadi terasa lebih matang.

Hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 1Ghz serta RAM 512 MB, produk ini menjadi salah satu ponsel Android terbaik yang dimiliki Acer saat ini. Elemen tambahan berupa memori flash internal 2 GB membuatnya cocok mengunduh beragam aplikasi di Android Market.

Ditilik dari OS nya, secara default Stream masih menggunakan Android versi 2.1 (Eclair). Namun dalam beberapa bulan lagi, Acer Stream dapat ditingkatkan ke Android 2.2 (Froyo). Secara sekilas, saat diamati desain produk ini mirip dengan HTC Desire, jika logo Acer di bagian tengahnya ditutup. Secara umum ponsel ini terlihat sangat kokoh dan tipis.

Berbicara soal HTC, vendor asal Taiwan tersebut memiliki User Interface (UI) yang sangat menawan bernama Sense. Nah, rupanya Acer tak mau kalah dengan HTC Sense. Selain memiliki UI bawaan Android, Acer Stream hadir dengan UI sendiri bernama Acer UI 4.

Widget Mengasyikan, UI Sedikit Ribet
Langkah Acer dalam menghadirkan UI sendiri ini boleh diacungi jempol sebagai pemain baru di ranah ponsel pintar. Sayangnya, kesan pertama UI Acer ini justru terlihat sedikit ribet. Secara default terdapat tiga tab pada home screen Acer Stream.

Tab pertama bagian tengah, memiliki ikon-ikon aplikasi utama seperti phone, contact, browser, serta Android Market. Geser ke kanan, pengguna akan menemui galeri foto, video dan musik dengan tampilan yang bisa digeser-geser. Sementara terobosan baru hadir saat pengguna menggeser home screen default ke kiri. Acer membubuhkan history aplikasi dengan tampilan yang bisa digeser-geser pula.

Geser tab bagian bawah ke atas, maka seluruh ikon aplikasi akan muncul. Sayangnya tidak secara penuh. pada tampilan tersebut, halaman tab masih dibagi dua. Lajur bagaian terdiri dari dua baris untuk ikon-ikon utama yang tidak bisa digeser, sementara bagian bawah ada empat lajur untuk tampilan semua ikon.

Tak hanya itu, Acer Stream hadir dengan widget yang muncul bila tombol home ditekan lama. Pengguna pun bisa menambahkan suatu widget baru di dalamnya. Tampilan widget ini menjadi nilai plus tersendiri bagi Acer. Namun jika dilihat secara keseluruhan, bentuk UI Acer ditambah adanya widget justru tampak membingungkan jika dibanding Samsung Galaxy S, HTC, atau iPhone.




Messaging Dengan Acer Stream
Berinteraksi dengan jejaring sosial atau messaging seperti email, sms, facebook, twitter, atau foursquare dengan Acer Stream terasa lebih menyenangkan dibanding menggunakan Acer Liquid E. Dengan bentuk mirip HTC Desire berlayar sentuh kapasitif sebesar 3,7 inchi, ponsel ini terasa nyaman dan responsif saat dimasukan saku dan digunakan secara cepat untuk mengupdate status.

Satu lagi, nilai plus produk ini adalah layar anti goresnya. Saat detikINET mencoba menggores layarnya dengan sebuah kunci logam, terbukti tak ada bekas luka pada displaynya.

Pengalaman mengetik menggunakan keypad virtual produk ini tampak tak memiliki banyak kendala karena ponsel ini berlayar lumayan lega 3,7 inchi. Sayangnya saat digunakan untuk mengetik dalam posisi portrait, pengguna berjari-jari besar masih sedikit kesusahan. Terlebih untuk tombol spasinya. Masih jauh lebih nyaman menggunakan mode landscape.

Jeroan dan Performa Acer Stream
Acer Stream memiliki konektivitas 3G, Wifi, serta GPS dengan tampilan layar lumayan lega sebesar 3.7 inchi. Mengsung AMOLED screen beresolusi 800x480 pixel produk ini tampak bening saat digunakan untuk menyaksikan atau merekam video HD 720p.

Sama seperti ponsel-ponsel Android papan atas lain, produk ini juga hadir dengan koneksi HDMI serta kamera sebesar 5 megapixel.

Kualitas kamera Acer Stream tergolong biasa saja. Saat dijajal detikINET mengambil gambar di outdoor, tampaknya tak terlalu memiliki masalah. Namun saat digunakan untuk mengambil gambar di indoor dengan kondisi pencahayaan minim, kualitas kamera ini tegolong buruk. Apalagi Acer Stream tidak didukung dengan flash yang memadai.

Walau hadir tanpa dibekali flash, namun kamera Acer Stream telah dilengkapi autofokus. Untuk urusan perekaman video, kualitas 720p yang ditawarkannya merupakan nilai plus tersendiri. Ada beberapa opsi yang cukup baik seperti pilihan resolusi foto, white balance, brightness and contrast, timer, macro mode, anti-shake, ISO, serta beberapa efek yang cukup menarik.

Multimedia
Acer Stream bisa dibilang sebagai ponsel Android yang memiliki fitur multimedia cukup bagus. Hal ini tampak dari kemudahan akses fitur multimedia melalui homescreen depan. Tidak terlalu ribet untuk menikmati konten musik atau video. Ditambah lagi Acer Stream memiliki nemoPlayer yang disainnya cukup enak dilihat karena kaya akan grafis.

Dari pengamatan detikINET, nilai plus dari fitur multimedia ponsel papan atas Acer ini salah satunya terletak pada aplikasi trackID bernama MusicA. Saat beberapa ponsel Android lain membawa Shazam dalam bentuk trial, MusicA hadir secara gratis seumur hidup. Saat mendengar radio, MusicA pun bisa langsung mendeteksi jenis lagu yang dimainkan.

Saat digunakan untuk memainkan video, detikINET sekali lagi mengapresiasi kemampuan pemutaran video yang diusungnya. Walau beberapa ponsel Android memang bisa memainakn video HD 720p, beberapa dari mereka tak dapat menghandle video dengan birate tinggi secara baik. Nah, hal itu tak terjadi pada Acer Stream. Saat memainkan video 720p dengan bitrate 6000-an, ponsel ini masih lancar berjalan tanpa patah-patah sedikitpun.

Spesifikasi umum:

  • Prosesor:  Qualcomm Snapdragon 8250, 1 GHz
  • OS : Android 2.1 (Eclair)
  • Layar: 3,7 inci WVGA AMOLED
  • Memori: RAM 512 MB / ROM 512 MB
  • Internal memori: 2 GB
  • Port: micro USB, mini HDMI, jack audio 3.5mm
  • Baterai: Li Ion 1400 mAH
Source: us.detik.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar